Setting Mikrotik sebagai Gateway


Masih dalam edisi magang di interlink , kebetulan ada RB433 yang nganggur

okey, pertama samakan persepsi dulu. Di routerboard ini kita akan pakai 2 interface. ether 1 sebagai sambungan ke internet akan kita kasih nama ‘internet’, sedangkan ether 2 yang akan disambungkan ke jaringan lokal dinamakan ‘lokal’

1. Masuk ke mikrotik lewat winbox, kemudian klik new terminal ketikkan sys reset untuk mereset router
2. Router akan disconect sendiri saat reset, masuk lagi ke mikrotik. Kali ini akan muncul dialog konfirmasi. klik Remove Configuration

remove configuration

remove configuration

3. Pilih Menu Interface, klik 2 kali pada nama ether yang akan diganti.
ether1 diganti ‘internet’, ether 2 diganti ‘lokal’

internet - lokal

internet - lokal



4. Langkah selanjutnya, klik IP -> pilih Adressess. Disini kita akan memberi IP untuk kedua Interface.
Untuk Interface internet. port klik tanda + merah, pilih internet pada kolom interface. Isikan IP pada kolom Addresss. IP harus sesuai ISP. Di kasus ane IPnya 192.168.1.20 dengan subnet 255.255.255.0 atau ditulis 192.168.1.20/24
internet

internet

Untuk Interface lokal. caranya sama. Untuk alamat IP bisa diisi sembarang

lokal

lokal

5. Agar Jaringan Lokal bisa menggunakan sambungan internet maka kita perlu setting routingnya. Klik IP -> pilih Routes. Klik tanda + merah. Isi Gateway dengan alamat gateway ISP. Di kasus ane gatewaynya 192.168.1.1

route

route

6. Langkah berikutnya kita atur NATnya. NAT perlu kita konfigurasi agar paket yang berasal dari jaringan lokal (interface lokal) bisa sambung ke internet melewati interface internet.
Klik IP -> pilih Firewall -> pilih tab NAT. Klik tanda + merah. Pada chain pilih srcnat. Pada Out interface pilih interface yang dari internet. Di kasus ini kita pakai interface internet.

NAT

NAT

Kemudian pilih tab Action. Pilih Masquerade pada kolom Action

NAT

NAT

7. Nah langkah terakhir kita perlu atur DNSnya. Klik IP -> Klik DNS -> Klik Setting. Berhubung ane gak tahu alamat DNS yang digunakan di jaringan interlink maka ane isi aja pake DNS google😀

DNS

DNS

8. Buat ngetes apakah setingan sudah berhasil apa belum klik new terminal. misal kita ping google.com. kalau ada reply berarti sudah beres.

ping

ping

9. Langkah terakhir nih. Biar tidak perlu repot2 setting IP pada klien yang mau konek kita pakai aja fasilitas DHCP server. Langkahnya klik IP-> pilih DHCP server
– Klik DHCP setup, Pilih interface yang akan kita beri fasilitas DHCP server. Disini kita pilih lokal. Klik Next

– Pada DHCP Address Space klik Next aja

– Gateway for DHCP network klik Next

– Adresses to Give Out merupakan alamat IP yang akan disediakan ke klien

– Isi DNS server sesuai DNS google tadi.

– Selesai !!

10. Untuk membuktikan coba colokkan LAN komputer ke interface lokal (ether2) tadi. Jika mendapat IP dan dapat digunakan untuk berinternet maka ente sudah bisa membuat mikrotik gateway #yaiyalah

8 thoughts on “Setting Mikrotik sebagai Gateway

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s