gw tahu kenapa khitan itu menyakitkan…


Gw akhirnya tahu kenapa saat kita dihitan rasannya sakit banged. Penyebab utamanya adalah orang di sekitar kita sendiri. (Loh?) Bukan metode ‘pemotongan’ maupun orang-orang yang terlibat langsung didalamnya. Seperti dokter, perawat, bong supit dll. Kenapa gw bilang begitu?

Lihat, amati dan rasakan…

Sejak kita kecil kita sudah didoktrin bahwa khitan itu menyakitkan oleh orang-orang sekitar kita. Otak kita diracuni dengan dalil-dalil palsu mereka. Mereka tanpa sadar telah membuat kita paranoid dengan sebuah peristiwa yang harusnya dapat kita nikmati. (bahasa gw gak jelas banged sih haha)

Jadi pendapat gw tu gini, sejak kita kecil orang-orang disekitar kita selalu berbicara bahwa khitan itu menyakitkan. Tanpa sadar, pendapat itu berputar-putar dan melekat dalam otak kita. Akibatnya, muncul rasa takut terhadap peristiwa ‘pemotongan burung’ itu.

Parahnya, khitan bisa juga dijadikan alasan buat marah pada sesuatu.

Gw punya keponakan umur 3 tahun. Walaupun udah gede, ponakan gw tu masih sering ngompol. Dan lo tau gak? Perkataan mamanya saat tau ponakan gw itu ngompol?

“ wollaa… dasar,, dikhitan aja, biar tititnya gak bisa ngompol lagi!!”

Baru umur 3 tahun aja udah didoktrin kayak gitu. Gimana gedenya ntar..

Gw masih inget ketika gw mau dikhitan, gw kelas 6 SD saat itu. Udah menjadi tradisi di kampung gw kalau ada anak yang mau masuk SMP harus dikhitan dulu. Dah lo tau gak, tradisi khitannya itu bukan ke dokter tapi ke bong supit. Gw gak tahu istilahnya didaerah kalian tapi bong supit itu kayak orang yang mengabdikan hidupnya untuk memotong burung anak-anak.

Sumpah.. gw takut banged waktu itu. Tapi dasar saking polosnya gw. Hanya dengan iming-iming dibeliin sepatu sandal, rasa takut gw entah lari kemana. Waktu itu gw belum sadar kalau burung gw akan bertransformasi dengan modal hanya sebuah sepatu sandal. Kalau waktu itu gw sudah sadar, gw akan minta PS3, Blackberry, Ipod, Macbook, Ninja 250..banyak lah pokoknya…

Lo bingung kenapa gw posting tulisan kayak gini, gw aja juga bingung. Jangan nuduh macam-macam lo, Gw bukan mau promosi tempat khitan gw. Gw aja masih pengangguran. Gw Cuma mau bilang..

‘beruntunglah kalian para kaum cewek tidak memiliki ekor di selangkangan kalian”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s