Bob Sadino VS Mario Teguh


habis baca tritnya agan imamdarmawan disini, tentang statement Om Bob Sadino dengan Pak Mario Teguh. cekdizout..

BOB SADINO
seorang pengusaha nyentrik, kontroversial namun sukses dengan ilmu belajar goblognya
bob sadino
statementnya :

mau kaya??berhentilah sekolah atau berhentilah kuliah sekarang juga,and start action,karena ilmu di lapangan lebih penting daripada ilmu di sekolahan atau kuliahan

MARIO TEGUH
seorang motivator handal Indonesia
mario teguh
statementnya :

Berhati-hatilah dengan orang yang membanggakan keberhasilannya walaupun dia berpendidikan rendah. Itu tidak boleh dijadikan dalil.
Pendidikan itu penting. Buktinya, dengan pendidikan yang sedikit saja, dia bisa berhasil, apalagi jika dia terdidik dengan lebih baik.
Bukankah kita dianjurkan untuk menuntut ilmu sampai ke negeri Cina?
Dengan ilmu, segala sesuatu bisa mencapai kualitas tertingginya

which one do you choose?

About these ads

40 thoughts on “Bob Sadino VS Mario Teguh

  1. Saya setuju semua. Krn yang dimaksud berbeda.
    Maksud Om Bob juga adalah berurusan dengan model kurikulum pendidikan kita yang ancur itu. Ga nyambung sama urusan orang kalo mau jadi wirausaha.

    Sedang yang dimaksud Om Mario : ga terbatas pada kurikulum pendidikan kita.

  2. justru statement mereka saling mendukung
    Om Bob mementingkan pentingnya Action bukan omong doang.
    Pak Mario memntingkan menuntut ilmu. bukankah belajar dilapangan juga kita sebut belajar juga?

  3. Ping-balik: Tweets that mention Bob Sadino VS Mario Teguh « Sukabiru | Blog -- Topsy.com

  4. omonganna om bob menjerumuskan bangsa sendiri..
    klo kita mulai dari awal tanpa sekolah, berarti kita mulai menjadi kuli..
    bukanna itu pekerjaan paling disegani dan paling kecil gajina..
    kecil2 udh jadi kuli, dasar om bob.. -_-”
    gak haruz diperdebatkan statement kaya gini..
    gak bakal ada habizna..
    hupft..

  5. Tujuan Kita sekolah untuk menuntut ilmu, bukan untuk mencari kekayaan. om Bob memang benar tetapi om Mario Teguh juga gak salah.
    yang jelas, Tuhan akan mengangkat derajat orang yang berilmu.

  6. Ping-balik: Kontroversi Mario Teguh Vs Bob Sadino « M U M D A Z ™

  7. Saya dukung Mario, karena dengan pendidikan yang diperoleh dari sekolah tingkat keberhasilannya lebih besar dibanding yang tidak, setidaknya yang bersekolah lebih punya bekal. Orang seperti Bob itu tidak umum, namun 1 banding 10, belum tentu anda berhasil seperti Bob yang hanya dengan berpendidikan rendah, memang belum tentu juga yang berpendidikan berhasil namun setidaknya…yah itu tadi…punya bekal.

  8. emang keduanya
    tapi yang harus kita lakukan sekarang bagaimana kita menjalani hidup kita
    apapun caranya yang penting tetap mengarah pada kebaikan

  9. Dua” nya idola saya ,masing” sukses dengan bidangnya sendiri!
    Wajar mereka punya pendapat yg berbeda ,karena mereka juga menekuni 2 pekerjaan yg berbeda ,dan setiap manusia punya cara pandang masing” tentang hidup ini ,jd smuanya kembali ke diri kita sendirii ,mau jadi seperti apa hidup kita di dunia ini!

  10. Semuanya Keren, andai saja itu bisa di gabungkan akan menjadi sempurna.

    Tapi yg jelas Jadilah diri sendiri, itu lebih baik dari pada kita pilih mana yg benar atau yg salah.

  11. Belajar dan sekolah itu berbeda, Kalau sekolah itu tempat belajar yang ada batasnya, bisa kerana waktu maupun biaya. Tapi kalo belajar tidak ada batasnya. Belajar itu bisa kapan saja, dimana saja, usia berapun juga bisa. Jadi Kalau bisa sukses dengan pendidikan sekolah ya bagus, tapi kalo dengan mengejar pendidikan tinggi terus peluang2 yang ada hilang karena menunggu pendidikan yang tinggi dulu ya sayang. Yang jelas sukses itu adalah kesimbangan antara akhirat dan duniawi.

  12. Cara menggapai kesuksesan dengan style om Bob (Learning by doing) sambil di bimbing dengan petuah bijak yang om Mario katakan akan menjadikan kesuksesan kita lebih bijak dan lebih membahagiakan pribadi, keluarga dan sekitarnya.
    Cara om Bob adalah cara lahir dan cara om Mario adalah cara bathin.
    Lha wong lebaran aja bilangnya ma’afkan lahir dan bathin, khan?

  13. saya milih bob sadino.. si mario teguh banyakan angin surganya… cepet kaya cepet berbagi,makin kaya makin banyak berbagi.. realitanya gitu..

  14. Saya jadi ingin juga mengomentari.

    Keberhasilan Mario Teguh menurut pandangan saya adalah KEBERHASILAN “SPEAKING PUBLIC”, bukan keberhasilan DARI PRINSIP BERFIKIR, sedangkan Bob Sadino adalah seorang yang berhasil DARI PRINSIP BERPIKIR entrepreneurship.

    Keberhasilan Mario Teguh adalah KEBERHASILAN BICARA DITONTON ORANG.
    Tidak bisa dipungkiri bahwa Mario Teguh SANGAT BAGUS DAN MENGUASAI MATERI (Textbook) ditambah hal yang paling penting, bahwa Mario Teguh MEILIKI TEHNIK BERBICARA YANG SANGAT MEMUKAU “AUDIENCE”.

    Harus dipahami baik Mario Teguh maupun Bob Sadino adalah orang-orang yang berhasil.
    SENJATA MARIO TEGUH ADALAH KEMAMPUAN BICARA.
    SENJATA BOB SADINO ADALAH KEMAMPUAN BERFIKIR.

    INI DUA KUTUB YANG BERBEDA YANG TIDAK BOLEH SALING MENYENTUH.

    Dalam pandangan saya Mario Teguh adalah seorang MOTIVATOR dalam hal “SUKSES BERBICARA”; tapi jangan salah Bob Sadinopun seorang MOTIVATOR dalam hal “KEMAMPUAN BERFIKIR ENTREPRENEURSHIP”.

    Perlu dicatat BAHWA KEDUANYA ADALAH ORANG-ORANG YANG SUKSES.
    Prinsip Bob Sadino: “Mau kaya? Berhentilah sekolah atau berhentilah kuliah sekarang juga, and start action, karena ilmu di lapangan lebih penting daripada ilmu di sekolahan atau kuliahan.”
    Kata-kata Bob Sadino saya ketekan 3X: SANGAT BENAR, SANGAT BENAR, SANGAT BENAR; karena untuk menjadi seorang entrepreneur yang sukses BUKAN PRODUK BANGKU SEKOLAH.

    Sangat berbeda; Untuk menjadi PEMBICARA YANG SUKSES seperti Mario Teguh, bangku sekolah baik formal maupun non formal HAMPIR MUTLAK DIBUTUHKAN.

    KESALAHANNYA SEDIKIT. Mario Teguh “overlap”, sehingga dipandang GEGABAH dan TIDAK BIJAK dengan beraninya membuat VONIS: “Berhati-hatilah dengan orang yang membanggakan keberhasilannya walaupun dia berpendidikan rendah. Itu tidak boleh dijadikan dalil……”

    Dalam pandangan saya, Mario Teguh mengingatkan kepada banyak orang dengan kata “BERHATI-HATILAH”, tetapi sayang Mario Teguh TERJEBAK DAN SEKALIGUS MENJADI ORANG YANG TIDAK BERHATI-HATI, bahwa kata “berhati-hatilah” adalah “BENTUK KATA PRINTAH AKTIF” yang berbau “MENDESKRIDITKAN”. Seyogyanya cukup saja dengan kata sifat; “HATI-HATI”.

    Waduuuuuuuh……..
    Udah deh saling memaafkan saja. Sip Beres.

    Ya semoga kita semua bisa HATI-HATI. Amin.

  15. “HATI~HATI” Bung Mario dengan kata “BERHATI~HATILAH”.

    Memang Mario Teguh CUKUP BERANI WALAUPUN GEGABAH.
    Dia bukan seorang Akhli Fikir sehingga TIDAK PUNYA KEMAMPUAN MENGONTROL KATA.

    Saya pantau bagaimana Mario Teguh KETETER & KANDAS DALAM KEILMUAN manakala berhadapan dengan Kalfatar Cakrapati di Twitter KEBENTARGELAP. Sayang twitter Mario Teguh tidak ditemukan; mungkin sudah dihapus.

    Awalnya Mario Teguh “overlap”, gegabah bicara terhadap SEORANG FILSUF sekelas Kalfatar Cakrapati.
    MARIO TEGUH TIDAK FAHAM AKAN KATA YANG DIKELUARKANNYA. Mario Teguh “LUPA” tidak mampu mengontrol diri; SIAPA SEBENARNYA ORANG YANG SEDANG DIA HADAPI?

    Jelas Mario Teguh KANDAS DIPELUPUK MATA Kalfatar Cakrapati, namun sangat bijaksana sekali Kalfatar Cakrapati diakhir perjumpaannya MENGANGKAT KEMBALI KEMULYAAN NAMA Mario Teguh.
    Tentu saja Mario Teguh KAGET BAK “KABENTARGELAP” (Disambar Gledeg)
    Silahkan anda lihat KATA~KATA FILSAFAT di Twitter KABENTARGELAP.

    “Berhati-hatilah”………………….!!!
    ANDA SEDANG BERHADAPAN DENGAN SIAPA?
    Ada perbedaan antar seorang filsuf dengan seorang PENGHAPAL KATA.

  16. buat om bob:jangan sok nyantai om….
    buat si mario:omongan lu kayak lu sempurna aja…

    lebih baik diem nggak banyak omong….

  17. saran dari om BOB: sangat lah kurang tepat dan tidak relevan hanya berdasar kan pengalaman shaja hidup di dunia ini bukan hanya mencari harta kekayaan saja tetapi meski di imbangi juga dengan agama,ibadah,dan ilmu spiritualisme ilmu tanpa tuhan sama lah buta belajar tanpa pengalaman sama lah pincang. ***

  18. MARIO TEGUH:sangat tepat dan akurat saya setuju dan sepen dapat dengan anda mengom mentari dengan tata krama lisan yang sanagat lembut sehingga tidak menyinggung joke komunikasi se arah kritik kan yang sopan

  19. OM Bob orangnya menjual produk, makanya ia lebih mementingkan action, dari pada sekolah, sedangkan om Mario menjual omongan makanya ia perlu sekolah, nggak mungkin orang mau membeli omongan orang tamatan sd……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s